Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Soal Asli TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 Tahun 2026 dan Pembahasannya


Teks untuk soal nomor 1 s.d. 3!
Indahnya Hutan-Hutan Mangrove di Indonesia

Hutan Mangrove di Kulon Progo, Yogyakarta adalah tempat yang menyuguhkan keindahan alam menyejukkan hati. Hutan ini terletak di dekat Pantai Congot, kawasan ini terbagi menjadi beberapa zona menarik seperti Pasir Mendit, Jembatan Api-Api, dan Pantai Kadilangu. Luasnya mencapai sekitar tiga kilometer persegi, dipenuhi pohon-pohon bakau dengan akar unik yang menjulur di atas air.

Begitu melangkah ke dalam area, pengunjung akan disambut oleh jembatan kayu dan suasana rindang yang membuat hati tenang. Banyak spot foto menarik seperti ayunan, gazebo, dan menara pandang. Tak heran jika tempat ini disebut sebagai "permata tersembunyi" di Kulon Progo.

Selain indah, hutan ini juga menjadi rumah bagi beragam satwa seperti burung kuntul, kepiting, udang, dan biawak kecil. Ada jalur kayu yang bisa dilewati sambil menikmati semilir angin pantai. Jika ingin lebih dekat dengan alam, pengunjung juga bisa naik perahu menyusuri rimbunnya hutan.

Hutan Mangrove Kulon Progo bukan hanya indah dipandang mata, tapi juga punya peran penting bagi lingkungan. Tempat ini ibarat "paru-paru kecil" pesisir yang menjaga alam tetap seimbang sekaligus menjadi lokasi belajar mencintai alam sejak dini.

Soal No.1
Bagan manakah yang sesuai untuk menggambarkan hutan mangrove pada teks?
A.

B.

C.

D.

B. Lokasi: Dekat Pantai Congot, Zona Menarik: Jembatan Api-Api, Contoh Satwa: Udang

Pembahasan :
Opsi A: Lokasi: Kulon Progo (Benar), Zona Menarik: Ayunan (Spot foto, bukan nama zona utama, meskipun ada di dalam teks), Contoh Satwa: Kepiting (Benar).

Opsi B: Lokasi: Dekat Pantai Congot (Benar), Zona Menarik: Jembatan Api-Api (Merupakan salah satu zona menarik yang disebutkan spesifik di teks), Contoh Satwa: Udang (Benar).

Opsi C: Lokasi: Kulon Progo (Benar), Zona Menarik: Menara Pandang (Spot foto), Contoh Satwa: Biawak (Benar).

Opsi D: Lokasi: Dekat Pantai Congot (Benar), Zona Menarik: Gazebo (Spot foto), Contoh Satwa: Burung Kuntul (Benar).

Jika kita melihat struktur klasifikasi yang paling spesifik dan mewakili bagian-bagian penting di dalam teks (khususnya penyebutan nama zona utama seperti "Jembatan Api-Api"), opsi yang paling tepat adalah B.


Soal No.2
Apa maksud istilah “permata tersembunyi” dalam teks?
Klik pada setiap pilihan jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Letak yang tidak mudah dijangkau, tetapi ramai dikunjungi.

Tempat yang indah, tetapi belum dikenal banyak orang.

Lokasi yang jarang diketahui, tetapi memiliki banyak spot menarik.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3

Pembahasan :

Letak yang tidak mudah dijangkau, tetapi ramai dikunjungi. (Salah, karena teks menyebutkan tempat ini belum banyak dikenal/tersembunyi, bukan "ramai dikunjungi").

✔️ Tempat yang indah, tetapi belum dikenal banyak orang. (Benar, sesuai dengan makna "permata tersembunyi" yang indah tapi tersembunyi/belum banyak diketahui).

✔️ Lokasi yang jarang diketahui, tetapi memiliki banyak spot menarik. (Benar, karena teks menyebutkan tempat ini punya banyak spot foto menarik seperti ayunan, gazebo, dan menara pandang).


Amara: “Menurutku, judul Indahnya Hutan-Hutan Mangrove di Indonesia kurang tepat. Teksnya hanya fokus membahas hutan mangrove di Kulon Progo, bukan seluruh Indonesia.”

Bima: “Setuju. Kalau mau pakai judul itu, isi teks seharusnya membahas beberapa hutan mangrove di daerah lain juga. Bukan satu tempat saja.”

Jena: “Tapi, judul itu menurutku masih cocok, kok. Soalnya, Hutan Kulon Progo juga bagian dari hutan-hutan mangrove di Indonesia. Jadi, tetap mewakili.”

Soal No.3
Pendapat siapa yang tepat dalam menggambarkan kesesuaian judul dengan isi teks tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
Pernyataan Benar Salah
1 Amara karena isi teks hanya fokus membahas Hutan Mangrove Kulon Progo.

2 Bima karena judul lebih cocok jika membahas beberapa hutan mangrove lain juga.

3 Jena karena Hutan Kulon Progo dapat mewakili seluruh hutan mangrove di Indonesia.

Benar, Salah, Salah

Pembahasan :

Pernyataan 1 (Benar): Amara tepat karena isi teks memang secara khusus hanya mengulas satu tempat, yaitu Hutan Mangrove Kulon Progo.

Pernyataan 2 (Salah): Pendapat Bima kurang tepat karena teks tidak wajib memuat banyak daerah untuk memakai judul yang bersifat umum.

Pernyataan 3 (Salah): Pendapat Jena salah karena Hutan Kulon Progo tidak bisa merepresentasikan ribuan hutan mangrove lain di seluruh wilayah Indonesia yang punya ciri khas berbeda.


Teks untuk soal nomor 4 s.d. 5!
Bakwan merupakan makanan unik yang banyak disukai. Bakwan muncul karena pengaruh dari berbagai budaya, seperti Cina, Jepang, bahkan Eropa (Portugis).

Awalnya, bakwan terbuat dari daging dan tepung yang digoreng. Di Jepang, sayur yang digoreng tepung disebut "tempura". Makanan tersebut bisa jadi ikut mempengaruhi berkembangnya bakwan di Indonesia.

Kini, bakwan berisi aneka sayuran, seperti taoge, kol, dan wortel, yang dicampur dengan adonan tepung berbumbu rempah. Bisa juga ditambahkan isian udang, sosis, atau bakso.

Nama bakwan berbeda di tiap daerah. Jakarta, Yogyakarta, Manado, dan Lampung menyebutnya bakwan. Di banyak kota di Jawa Timur disebut ote-ote atau weci. Di Bandung disebut bala-bala. Sementara, di Semarang dan Pekalongan disebut badak.

Soal No.4
Mengapa bakwan dikatakan sebagai makanan yang unik?
Klik pada setiap jawaban benar. Jawaban benar lebih dari satu.
Memiliki isi yang sama dengan makanan Jepang.

Perkembangannya dipengaruhi budaya negara lain.

Ditemukan di berbagai daerah dengan sebutan berbeda.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3

Pembahasan :

Memiliki isi yang sama dengan makanan Jepang. (Salah, teks hanya menyebutkan pengaruh teknik menggoreng sayuran tepung seperti "tempura" yang mungkin ikut mempengaruhi, bukan memiliki isi yang sama persis).

✔️ Perkembangannya dipengaruhi budaya negara lain. (Benar, teks menyatakan bahwa bakwan muncul karena pengaruh dari berbagai budaya seperti Cina, Jepang, dan Eropa/Portugis).

✔️ Ditemukan di berbagai daerah dengan sebutan berbeda. (Benar, teks menyebutkan bahwa bakwan memiliki nama berbeda di tiap daerah seperti ote-ote, bala-bala, atau badak).


Soal No.5
Apa perbedaan bakwan sebelum dan sesudah terpengaruh budaya Jepang?
Klik pada pilihan Sebelum atau Sesudah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks.
Pernyataan Sebelum Sesudah
1 Berisi aneka sayuran.

2 Isi hanya daging.

3 Isinya ditambahkan udang.

Sesudah, Sebelum, Sesudah

Pembahasan :

Pernyataan 1 (Sesudah): Isian aneka sayuran merupakan perkembangan setelah terpengaruh oleh budaya Jepang (tempura sayur).

Pernyataan 2 (Sebelum): Pada awal kemunculannya, bakwan murni terbuat dari daging dan tepung.

Pernyataan 3 (Sesudah): Penambahan isian seperti udang merupakan variasi pada bakwan saat ini.


Teks untuk soal nomor 6 s.d. 8!
Salma, Alvin, dan Siva sedang menikmati waktu istirahat.
Salma: (memeluk botol minumnya) “Minum dulu, ah! Botolku ini hadiah dari Ibu waktu ulang tahun. Aku beri nama dia Si Biru.”
Alvin: “Hah? Botol aja dikasih nama? Aneh banget, Sal!”
Siva: “Ih, botol minum Salma lucu banget. Kamu tiap hari bawa Si Biru, ya?”
Salma: “Iya, dong. Si Biru sudah menemani aku setahun ini. Aku jadi nggak pernah beli minuman kemasan lagi!”
Alvin: “Ah, ribet. Aku sih, tinggal beli aja. Kalau sudah habis tinggal buang.” (mengejek Salma)
Salma: “Vin, tahu, nggak? Plastik yang kamu buang itu bisa jadi sampah lingkungan bertahun-tahun. Bisa mencemari tanah dan air juga, lho.”
Siva: “Benar, Vin. Aku juga sekarang bawa botol. Nih, gambar dinosaurus!”
Salma: “Kita nggak bisa terus tutup mata soal sampah plastik. Kita harus peduli. Mulai dari hal kecil, seperti bawa botol sendiri.”
Alvin: “Hmm, kalau aku punya botol keren, mungkin aku jadi ingin bawa botol.”
Salma: “Benar sekali. Kita bantu cari botol yang cocok buat kamu, deh.”
Alvin: “Oke, setuju! Aku mau botol warna oranye, biar beda dari yang lain!”
Siva: “Siap, nanti kita cari bersama, ya!”

Soal No.6
Nilai moral apa saja yang diperoleh dari cerita tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Bebas memilih gaya hidup.

Peduli lingkungan itu penting.

Hal kecil bisa jadi langkah baik.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3

Pembahasan :

Bebas memilih gaya hidup. (Salah, tidak sesuai dengan pesan utama cerita yang berfokus pada kepedulian lingkungan dan pengurangan sampah plastik).

✔️ Peduli lingkungan itu penting. (Benar, pesan ini disampaikan oleh Salma saat mengingatkan bahwa plastik dapat mencemari tanah dan air).

✔️ Hal kecil bisa jadi langkah baik. (Benar, sesuai dengan kalimat Salma: "Kita harus peduli. Mulai dari hal kecil, seperti bawa botol sendiri").


Soal No.7
Makna ungkapan tutup mata berdasarkan dialog yang diucapkan Salma dalam wacana tersebut adalah....
A. mengabaikan masalah sampah di sekitar
B. melupakan berbagai isu lingkungan
C. menumpuk plastik-plastik sisa pakai
D. meningkatkan kasus pencemaran tanah
A. mengabaikan masalah sampah di sekitar

Pembahasan :

A. mengabaikan masalah sampah di sekitar (Benar, karena "tutup mata" berarti membiarkan atau mengabaikan permasalahan sampah plastik yang sedang dibahas).

B. melupakan berbagai isu lingkungan (Kurang tepat, karena konteksnya merujuk langsung pada tindakan acuh tak acuh terhadap masalah nyata di sekitar).

C. menumpuk plastik-plastik sisa pakai (Salah, ini makna harfiah atau tindakan fisiknya, bukan makna ungkapan).

D. meningkatkan kasus pencemaran tanah (Salah, ini merupakan dampak dari membuang sampah, bukan arti dari ungkapan "tutup mata").


Soal No.8
Rania telah membaca cerita Si Biru Kesayangan. Ia tersadar untuk memulai aksi peduli lingkungan seperti Alvin.
Apa yang sebaiknya Rania lakukan untuk memulai aksinya berdasarkan cerita tersebut?
Klik pada pilihan Sesuai atau Tidak Sesuai untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
Pernyataan Sesuai Tidak Sesuai
1 Menggunakan botol minum isi ulang setiap hari.

2 Membeli botol minum isi ulang untuk teman-temannya.

3 Mengajak teman-teman membatasi pembelian minuman kemasan.

Sesuai, Tidak Sesuai, Sesuai

Pembahasan :

Pernyataan 1 (Sesuai): Penggunaan botol minum isi ulang merupakan langkah nyata utama dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai seperti yang dilakukan Salma.

Pernyataan 2 (Tidak Sesuai): Rania tidak perlu membelikan botol untuk teman-temannya, melainkan cukup memulai aksi dari diri sendiri dan memilih botol yang sesuai (seperti saat membantu Alvin mencari botol).

Pernyataan 3 (Sesuai): Mengajak orang lain untuk peduli lingkungan dan mengurangi minuman kemasan merupakan bagian dari pesan moral cerita tersebut.


Kutipan cerita berikut untuk soal nomor 9 s.d. 10!
Buku harianku,
Ayah akan mengajakku melihat hujan meteor. Meteor adalah batu atau debu antar-planet. Ketika meteor jatuh ke bumi, meteor terbakar karena gesekan lapisan udara bumi. Itu sebabnya, meteor terlihat seperti bintang jatuh atau bintang berpindah.
Aku berdoa supaya hari itu tidak hujan. Meteor tampak lebih jelas jika langit cerah. Jika aku beruntung, aku dapat melihat belasan meteor per jam.
Awalnya aku khawatir kalau bintang jatuh dapat menimpaku. Untunglah, ayah sudah menenangkanku. Hujan meteor tidak berbahaya, kok. Jangan takut, meteor ini akan habis terbakar di langit.
Duh, rasanya tidak sabar. Aku senang sekali menghabiskan waktu dengan ayah!

Soal No.9
Mengapa hujan meteor tidak berbahaya?
A. Meteor dapat berpindah.
B. Hanya muncul saat langit cerah.
C. Hanya muncul saat hujan.
D. Akan habis terbakar di langit.
D. Akan habis terbakar di langit.

Pembahasan :

A. Meteor dapat berpindah. (Salah, ini bukan alasan mengapa hujan meteor tidak berbahaya).

B. Hanya muncul saat langit cerah. (Salah, ini adalah kondisi agar meteor tampak lebih jelas, bukan alasan keamanannya).

C. Hanya muncul saat hujan. (Salah, teks justru menyebutkan berharap agar hari itu tidak hujan).

D. Akan habis terbakar di langit. (Benar, sesuai dengan kalimat dalam teks: "Jangan takut, meteor ini akan habis terbakar di langit").


Soal No.10
Berdasarkan cerita di atas, hal apa saja yang dapat membuat tokoh "Aku" senang?
Klik pada setiap pernyataan yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Menonton hujan meteor dengan ayahnya.

Menulis buku harian sambil melihat meteor.

Langit cerah ketika menonton hujan meteor.
Pernyataan 1 dan Pernyataan 3

Pembahasan :

Menonton hujan meteor dengan ayahnya. (Benar: Sesuai teks, tokoh "Aku" sangat senang bisa menghabiskan waktu bersama ayahnya untuk melihat hujan meteor)

Menulis buku harian sambil melihat meteor. (Salah: Teks tidak menyebutkan tokoh "Aku" menulis buku harian secara bersamaan sambil melihat meteor)

Langit cerah ketika menonton hujan meteor. (Benar: Sesuai teks, tokoh "Aku" berharap cuaca cerah (tidak hujan) agar meteor tampak lebih jelas)


Kutipan cerita berikut untuk soal nomor 11 s.d. 12!
Giga si Segitiga mempunyai banyak ide. Dia senang menirukan bentuk. Dia sering mengajak teman-temannya bermain bersama.
Banyak bentuk yang bisa ditiru. Bentuk dan sudut yang sama membuat mereka selalu serasi. Contohnya pohon cemara, gunung, atap rumah, bendera, dan kipas angin.
Giga juga suka bermain dengan Pasukan Kotak. Banyak bentuk yang bisa ditirukan, seperti roket, ikan, dan menara.
Saat bermain dengan Heksagonal, dia menirukan bentuk bunga.
Bentuk mereka memang berbeda. Namun, mereka memiliki sudut-sudut yang pas.

Giga sedih Lingkaran tak mau bermain dengannya. Lingkaran takut pada sudut-sudut tajam milik Giga. Padahal, Giga bisa berhati-hati. Giga juga sudah membayangkan bentuk-bentuk yang bisa dibuat.

Soal No.11
Bentuk apa yang bisa ditiru Giga saat bermain dengan Heksagonal?
A. Bunga.
B. Pohon cemara.
C. Gunung.
D. Atap rumah.
A. muncul


Soal No.12
Apa yang dibuat Giga saat bermain bersama pasukan kotak?
Klik pada pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Roket.

Menara.

Bendera.
Pernyataan 1 dan Pernyataan 3


Kutipan cerita berikut untuk soal nomor 13 s.d. 15!
Oleh: Ayyube Cantika Turanda

Adit dan Danu senang sekali hari ini karena Ibu dan Ayah akan mengajak mereka pergi melihat perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro. Masyarakat Tionghoa di Kota Palembang merayakan Cap Go Meh, dan orangtuanya ingin mengenalkan perayaan tersebut kepada mereka.

Ini adalah kedua kalinya Adit dan Danu pergi ke Pulau Kemaro. Waktu itu, mereka naik kapal dari bawah jembatan Musi. Kali ini, mereka akan menyeberangi sungai Musi dengan berjalan kaki di atas jembatan ponton, yang dipasang khusus saat perayaan Imlek setiap tahunnya. Mereka berangkat setelah makan malam.

Malam itu, banyak orang berjalan kaki melewati jembatan ponton ke Pulau Kemaro. Semua orang memakai baju merah, termasuk keluarga Adit dan Danu. Di Pulau Kemaro, mereka menyaksikan pertunjukan barongsai dan penerbangan lampion. Acaranya sangat meriah. Adit dan Danu senang bisa mengenal kebudayaan Tionghoa melalui perayaan Cap Go Meh.

Namun, ketika mereka tiba di Pulau Kemaro, mereka kecewa karena hujan deras turun. Pertunjukkan barongsai dan penerbangan lampion harus dibatalkan. Adit dan Danu merasa sedih karena tidak bisa melihat semua acara yang telah mereka nantikan. Meskipun begitu, mereka tetap berusaha menikmati perayaan Cap Go Meh dengan berkeliling pulau dan mencoba makanan khas Imlek. Mereka belajar bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencana, dan yang terpenting adalah tetap bersyukur dan menjalani dengan baik apa yang ada.

Soal No.13
Bagaimana cara Keluarga Adit dan Danu pergi ke Pulau Kemaro saat pertama kalinya?
A. Menyeberangi jembatan ponton dengan mobil.
B. Melewati jembatan ponton dengan berjalan kaki.
C. Menggunakan kapal dari bawah jembatan Musi.
D. Melewati jembatan Musi dengan berjalan kaki.
B. bergerak cepat


Soal No.14
Apa peristiwa yang membuat Danu dan Adit berpikir bahwa bersyukur adalah hal yang penting di dalam hidup mereka?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Pertunjukan barongsai ditiadakan sehingga mereka memilih berkeliling pulau.

Keluarga Danu berjalan kaki melewati jembatan Ponton meskipun hujan turun.

Penerbangan lampion dihilangkan, mereka memilih makan makanan khas Imlek.

Pernyataan 1 dan Pernyataan 3


Soal No.15
Berdasarkan cerita, apa yang akan kamu lakukan jika rencana berlibur ke pantai batal akibat hujan?
A. Berlapang dada dan memilih untuk menyusun rencana menyenangkan lain di rumah.
B. Merasa sedih sehingga memilih untuk melihat hujan dari jendela berharap hujan segera reda.
C. Bersikap biasa-biasa saja dan memilih untuk berdiam diri di rumah tanpa aktivitas apa pun.
D. Memilih untuk melanjutkan tidur sembari berharap hujan bisa reda ketika sudah bangun nantinya.
B. bergerak cepat


Teks untuk soal nomor 16 s.d. 18!
Perubahan iklim, bencana alam, dan kesehatan manusia adalah masalah serius. Untuk mengatasinya, pemerintah berupaya membangun kota berkelanjutan. Kita perlu tahu ciri-ciri kota yang nyaman dan sehat.
Kota berkelanjutan memiliki transportasi publik ramah lingkungan dan murah. Bus dan kereta tidak mencemari udara serta terjangkau. Kendaraan pribadi juga harus ramah lingkungan, seperti mobil listrik. Kota ini menyediakan jalur khusus untuk pejalan kaki dan pesepeda.
Listrik di kota berkelanjutan berasal dari tenaga surya. Gedung-gedung dirancang hemat energi dan ramah lingkungan. Penggunaan air pun dilakukan secara bijak dan efisien.
Fasilitas publik mudah diakses oleh semua orang. Taman, perpustakaan, dan rumah sakit tersedia di berbagai lokasi. Kota juga memiliki ruang terbuka hijau yang nyaman dan asri.
Kota berkelanjutan memperhatikan produksi makanan ramah lingkungan. Pengelolaan sampah dilakukan dengan baik, termasuk daur ulang sampah.
Dengan semua ciri-ciri ini, kota menjadi sehat, nyaman, dan ramah lingkungan. Mari jaga kota kita agar tetap berkelanjutan!

Soal No.16
Apa yang menjadi fokus utama dalam teks tersebut?
A. Manfaat menggunakan kendaraan tenaga listrik.
B. Pentingnya kota berkelanjutan untuk masa depan.
C. Fasilitas publik yang tersedia di kota berkelanjutan.
D. Cara pengolahan sampah di kota berkelanjutan.
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.17
Hasil apa yang diharapkan dari sistem pengolahan sampah yang baik?
A. Kota menjadi bersih.
B. Air menjadi melimpah.
C. Udara menjadi sejuk.
D. Waktu menjadi efisien.
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.18
Berdasarkan isi teks, mengapa ciri-ciri kota berkelanjutan belum nampak dalam gambar?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Tidak ada gambar ruang terbuka hijau seperti taman dan lapangan.

Tidak ada gambar alat transportasi ramah lingkungan bertenaga listrik.

Tidak ada gambar manusia yang sedang melakukan aktivitas di jalan.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3


Teks untuk soal nomor 19 s.d. 21!
“Pokoknya Rara mau hp sebelum ruwatan!” rengek Rara.
“Maaf, Nak! Ibu belum bisa membelikannya!” terang Ibu.
“Jadi Rara tidak bisa ikut tradisi ruwatan?” tanyanya kesal.
Ibu sedih mendengar pertanyaan Rara.
Ayah yang tidak sengaja lewat, ikut mendengar.
“Rara! Kamu minta hp?” tanya Ayah.
“Iya!” jawabnya.
“Kata ketua adat, Rara boleh minta satu permintaan ke ayah ibu.” terang Rara.
“Trus, permintaan Rara itu harus dipenuhi, baru Rara bisa ikut ruwatan, Yah!” lanjut Rara.
Ayah mengangguk, dan perlahan menjelaskan keadaan mereka.
Ibunya seorang pedagang kecil dan ayah hanya penjaga vila.
Jadi cukup berat untuk membelikan hp.
Rara sadar, dirinya tidak kaya dan meminta maaf ke Ayah dan Ibu.
Akhirnya Rara hanya meminta dibelikan buku cerita di pasar.
Tibalah hari Ruwatan, saat rambut Rara akan dipotong.
Rara sudah bersiap dengan baju adat.
“Wuah, bagus bajunya!” kata Rara takjub.
“Ayo, Nak! Kamu harus segera bergabung dengan teman lainnya!” perintah Ibu.
“Mau kemana, Bu?” tanya Rara.
Ibu menjelaskan kalau Rara akan dibawa ke tempat ritual ruwatan.
Di sana ketua adat akan memotong rambut gimbal Rara.
“Setelah rambut Rara dipotong, Rara ngapain, Bu?”
“Penyerahan permintaan dan larung rambut!” jawab Ibu dan Rara menjadi bingung.
“Ibu dan ayah akan memberikan barang yang kamu minta kemarin.” jawab Ibu.
“Asik! Terima kasih, Bu!” ucap Rara.
“Tapi kamu harus tetap ikut acara larung rambut, ya, di sungai dekat desa!”
“Baik, Ibu!” sambil memberikan jempol.
Daftar istilah:
HP = Handphone/ponsel/telepon genggam
Tradisi Ruwatan adalah tradisi mencukur rambut anak gimbal untuk melepaskan seseorang dari keburukan.

Soal No.19
Siapa yang memotong rambut Rara saat ruwatan?
A. Ketua adat
B. Ibu Rara
C. Ayah Rara
D. Tukang cukur
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.20
Bagaimana perasaan Rara setelah mendengar penjelasan Ayah?
A. Lega.
B. Puas.
C. Ceria.
D. Ikhlas.
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.21
Sebelumnya kamu suka memaksa minta barang yang kamu inginkan kepada orang tua.
Setelah membaca cerita tersebut, apa yang sebaiknya kamu lakukan jika suatu hari kamu ingin punya barang baru?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Bertanya kepada ayah dan ibu apakah punya uang atau tidak.

Meminta ayah dan ibu langsung membelikan barang itu.

Memikirkan apakah barang itu perlu atau tidak dimiliki saat ini.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3


Teks untuk soal nomor 22 s.d. 24!
Nilai Arul selalu bagus sejak dulu. Padahal, dia tidak pernah belajar. Tapi, nilai Arul mulai menurun.
Dewi: “Arul, belajar bareng, yuk! Bareng Reno dan Erni.”
Arul: “Enggak mau, ah! Aku malas.”
Dewi: “Ya, sudah. Aku belajar bareng dulu, ya.”
Arul: “Belajar saja sana. Paling nilainya lebih bagus aku.”
Arul: “Mending aku main bola.”
Arul kembali bermain. Dia mengambil sepatunya. Dia berlari ke lapangan sambil membawa bola. Dia menendang bola ke gawang yang kosong.
Keesokan hari setelah ujian, Arul kaget saat melihat nilainya.
Arul: “Kok nilaiku jelek banget?”
Reno: “Emang apa yang kamu pelajari, Rul?”
Arul: “Buat apa aku belajar? Nilaiku loh selalu bagus.”
Erni: “Ya, enggak bisa begitu, Arul. Pelajaran kita kan semakin susah.”
Dewi: “Iya, kita sudah harus rajin belajar.”
Arul: “Dulu aku tidak belajar. Nilaiku juga selalu bagus, ’kan?”
Reno: “Iya. Itu ’kan dulu. Lihat nilaimu sekarang. Semakin lama semakin jelek, ’kan?”
Arul hanya bisa memandangi nilainya.
Dewi: “Kamu harus belajar kalau mau nilai bagus.”
Erni: “Iya. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”
Dewi: “Betul. Harus berusaha kalau mau berhasil.”
Arul: “Apa itu?”
Reno: “Peribahasa, Rul. Ayo belajar bareng biar sama-sama tahu.”
Arul pun mengangguk.

Soal No.22
Dalam cerita tersebut, Erni mengatakan “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
Apa maksud Erni saat mengatakan itu?
A. Menginformasikan kepada Arul bahwa ia harus lebih giat dan semangat lagi dalam belajar.
B. Memperjelas ucapan Erni bahwa Arul bisa mendapatkan nilai bagus kalau belajar bersama.
C. Menasihati Arul bahwa ia bisa mendapatkan nilai yang bagus kalau dia tidak sombong.
D. Memberitahukan kepada Arul bahwa ia harus mau belajar kalau ingin nilai ujiannya bagus lagi.
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.23
Bagaimana perubahan sikap Arul setelah menyadari nilainya jelek?
A. Arul menjadi lebih giat untuk belajar sendiri di rumah.
B. Arul berjanji belajar lebih giat kepada teman-temannya.
C. Arul akhirnya mau belajar bersama teman-temanya.
D. Arul merasa akan lebih mudah dalam ujian jika dia belajar.
C. Mengapa Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda?


Soal No.24
Setelah membaca cerita tersebut, Riza merasa bahwa dirinya memiliki kesamaan dengan Arul yang sama-sama nilainya semakin memburuk.
Apa yang bisa dilakukan Riza agar nilainya bisa bagus berdasarkan pengalaman cerita Arul?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
Pernyataan Benar Salah
1 Belajar kelompok bersama teman-teman agar ada yang mengajari materi sulit.

2 Meyakini kemampuan diri dan tetap menjalankan hobi bermain sepak bola di lapangan.

3 Bertanya ketika guru menjelaskan pelajaran agar lebih yakin menjawab pertanyaan saat ujian.

Tepat, Tidak Tepat, Tidak Tepat


Teks untuk soal nomor 25 s.d. 27!
Sudah bertahun-tahun Yunus bekerja sebagai nelayan. Setiap hari ia mengarungi laut dan melempar jala. Asal tidak badai, Yunus pasti melaut.
Hal ini sangat berbeda dengan Kamal. Padahal keduanya sama-sama mencari hidup di laut. Tapi, Kamal sering bermalas-malasan.
Suatu hari, Kamal datang ke rumah Yunus.
“Yunus, bolehkah aku minta ikan?” kata Kamal.
“Lho, kamu tidak dapat ikan?” tanya Yunus. “Padahal lagi musim ikan, lho.”
“Ah, itu. Aku kemarin tidak melaut. Aku sibuk memperbaiki perahuku yang rusak.”
Merasa kasihan, Yunus memberikan beberapa ikan. Yunus juga mengingatkan Kamal untuk segera melaut.
Beberapa hari berlalu, Kamal masih belum melaut. Alasan Kamal seluas lautan. Tidak ada habisnya. Mulai dari ombak, perahu, sampai anak.
Semuanya dijadikan alasan oleh Kamal. Yunus sampai kesal.
Saat Kamal datang untuk meminta ikan lagi.
“Kamal, ayo melaut. Ikut aku kalau perahumu masih rusak,” tegas Yunus.
“Waduh, belum bisa,” tolak Kamal.
“Ikut saja. Aku kesal melihatmu bermalas-malasan setiap hari,” kata Yunus.
“Orang kampung juga malas denganmu,” kata Yunus. “Setiap hari hanya tiduran, lalu meminta ikan pada tetangga.”
Kamal hanya terdiam. Kamal memang sudah semakin susah meminta ikan. Dengan berat, Kamal melawan rasa malasnya. Ia ikut Yunus melaut. Setiap hari, Kamal ikut dengan Yunus.
Sekarang Kamal sudah melaut setiap hari. Kamal bahkan melaut dengan perahunya sendiri.

Soal No.25
Apa frasa yang menunjukkan bahwa Yunus adalah seorang nelayan?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Mengarungi laut.

Melempar jala.

Memperbaiki perahu.
Pernyataan 2 dan Pernyataan 3


Soal No.26


Made Ary Aditia
Made Ary Aditia Seorang guru juga ayah yang belajar, mengajar, dan mencintai