Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Latsar CPNS

Diaryguru.com. Latsar CPNS merupakan pelatihan yang wajib diikuti oleh seorang CPNS maksimal setahun setelah menerima Surat Keputusan Pengangkatan CPNS. Teknis pelaksanaan Latsar disusun oleh Lembaga Administrasi Negara. Apabila Calon Pegawai Negeri Sipil dinyatakan lulus Latsar, maka yang bersangkutan dapat diajukan untuk diangkat menjadi PNS.

Latsar CPNS
Latsar CPNS

Perjuangan memperoleh NIP memang sudah usai, tetapi sekarang saatnya untuk mempertahankan. Ada pepatah menyatakan lebih susah mempertahankan daripada mencapai? Apa ini juga berlaku saat mempertahankan status sebagai idaman mertua? 
Eh maksudnya sebagai Abdi Negara.

1. Resah Beralasan

Menyenangkan memang bisa bekerja sebagai seorang ASN di unit kerja yang dipilih. Bergabung dengan komunitas baru di grup sosial media untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi antar CPNS. Lebih asyik memperhatikan chat di grup daripada ikut terlibat dalam percakapan mereka. 

Mungkan aku tak sendiri, karena memang banyak yang gemar menjadi silent reader. Ketika itu aku menyandang status fresh graduate dan termuda. Terkoneksi dengan banyak senior berpengalaman membuat nyaliku ciut. Mereka dengan luwes saling berbalas pesan seolah pernah berada dalam satu tongkrongan.

Ilustrasi Chat Grup
Ilustrasi Chat Grup

Ada salah satu anggota grup mengirimkan foto pelatihan militer. Terlihat sejumlah orang merangkak di medan penuh lumpur. Dia mengumpamakan Latsar yang akan kita jalani sama situasinya dengan yang tergambar di foto. Beragam respon unik dikirimkan sebagai balasan. Ibu-ibu muda yang sedang hamil tentu saja merespon cemas.

Tak ada sedikit bayangan memang tentang pelaksanaan Latsar. Mengingat pemerintah memberlakukan moratorium, sehingga Rekrutmen CPNS dan Latsar tidak pernah diselenggarakan. Jawaban teman yang lolos menjadi PNS pada rekrutmen terakhir tidak memuaskan apalagi relevan saat ditanya tentang pengalaman Latsarnya.

Banyak bertebaran informasi bahwa ada kemungkinan seorang CPNS diberhentikan apabila kinerjanya buruk atau tidak meraih minimal predikat baik saat Latsar. Setelah ditelusuri memang benar seperti itu adanya sesuai dengan peraturan yang mengatur tentang ASN. Tentu saja hal semacam ini menimbulkan rasa cemas berlarut-larut. 

2. Tak Kunjung Berjumpa

Latsar CPNS diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi. Kabupaten kami sebenarnya telah berhasil menjadi yang tercepat dalam mengirimkan berkas CPNS ke BKN Regional, sehingga Partek NIP sudah mendahului yang lainnya. Sungguh kerja yang bagus dari BKPSDM Kabupaten kami yang sudah berdedikasi menyelesaikan tugasnya dengan telaten.

Kabar mengejutkan sering datang tak terduga. Benar saja, firasat ini terbukti adanya. Kabupaten tetangga mendapat surat undangan untuk mengikuti Latsar lebih awal. Saat itu aku dan lainnya masih merasa optimis menunggu giliran. Disusulah kami oleh Kabupaten lain dan lainnya, hingga tak ada yang tersisa selain kami.

Jadwal Rencana Latsar
Jadwal Rencana Latsar

Mereka silih berganti show off kegiatan Latsar di sosial media. Tentu ini menjadi pressure tersendiri bagi kami yang masih belum ada kepastian. Sesekali saya berkomentar secara pribadi ke mereka terkait kegiatan selama Latsar. Ada yang menyatakan kegiatannya menyeramkan ada pula yang mengatakan sangat menikmatinya.

Hidup memang tak akan pernah lepas dari berita burung. Yang terbaru terdengar kabar bahwa CPNS Kabupaten kami tidak akan mengikuti Latsar tahun ini, dikarenakan tidak tersedianya anggaran daerah. Betapa hancurnya hati saya. Bukan. Bahkan semuanya merasakan hal yang sama. Bukankah setiap orang harusnya memiliki hak sama? Terlebih kita mengikuti prosedur seleksi yang sama.

3. Surat Cinta Bukan Dari Starla

Yang ditunggu hilang, yang dicari pergi. Bukan begitu, versi bahagianya kami mendapat surat udangan mengikuti Latsar. Haru campur gembira, setidaknya ada kepastian pikirku. Mulailah aku mempersiapkan diri dan meminta bantuan rekan kerja untuk menghandle tugasku selama menjalani masa prajabatan. 

Surat Undangan Latsar
Surat Undangan Latsar

Pelaksanaan

  1. Pembelajaran dilaksanakan pada tiga (3) tahap yakni 
  2. No. Tahap Waktu
    1 On campus I 3 Minggu
    2 Off campus5 Minggu
    3 On campus II 4 Hari

  3. Lokasi pelaksanaan 
  4. No. Tahap Tempat
    1 On campus I Hotel
    2 Off campusUnit Keja
    3 On campus II Kantor BPSDM

  5. Dokumen yang harus dibawa
  6. No. Dokumen
    1 Keputusan Tentang Pengangkatan Sebagai CPNS
    2 Pernyataan Melaksanakan Tugas Dari PPK Instansi Pemerintah Asal Peserta
    3 Keterangan Sehat Dari Dokter Pemerintah
    4 Penugasan Dari PPK Instansi Pemerintah Asal Peserta
    5 Pernyataan Kesediaan Mematuhi Ketentuan Yang Berlaku Dalam Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS
    6 Keterangan Sehat Dari Dokter Pemerintah
    7 Pas Foto Ukuran 4 x 6 sebanyak 3 lembar dan Pas Foto Ukuran 2 x 3 sebanyak 1 lembar, dengan latar merah

Beberapa pakaian harus disiapkan selama bermukim di tempat asing seperti pakaian olahraga, pakaian belajar (kemeja berwarna putih dan dasi panjang), dan pakaian biasa. Kali pertama shopping bak wanita yang tergiur diskon online shop. Memang harus begitu mengingat kegiatan yang akan diikuti berbau formal, jadi harus totalitas.

Kami juga disibukkan dalam mempersiapkan dokumen-dokumen yang harus dibawa. Kesana kemari dan tertawa, ralat bukan tertawa tapi biasa saja. Birokrasi memang seperti ini, terlihat keren bagi orang awam dan anak bawang sepertiku. Rasanya begitu antusias bisa berpergian ke instansi tertentu bak orang dewasa yang begitu sibuk.

4. Bravo

Dua angkatan yang sejumlah 80 orang berkumpul di suatu Aula Hotel. Akibat terlambat per sekian menit, maka aku terpaksa duduk di barisan hampir pertama bersama beberapa wanita. Panitia menunjukku sebagai ketua kelas sementara. Tentu saja penunjukkan ini tanpa pertimbangan apa pun alias diacak begitu saja.

Hingga saatnya kami mengenal Manager Kelas dan beliau mengadakan kegiatan Dinamika Kelompok. Entah kenapa semua mengalir begitu saja dan statusku tetap tak berubah. Menyenangkan bisa cepat akrab dengan orang-orang baru. Bahkan beruntung aku bisa sekamar dengan teman-teman yang humoris dan open minded.

Foto Bersama Satu Angkatan
Foto Bersama Satu Angkatan

Selama pelatihan kami belajar banyak materi dari narasumber yang berbeda-beda. Sebut saja mulai dari materi Manajemen ASN, Etika Publik, WOG, Anti Korupsi, Komitmen Mutu, Akuntabilitas, Nasionalisme, hingga Pelayanan Publik. Kegiatan pembelajaran juga sangat beragam, ada diskusi, presentasi, dan project.

Setiap hari kami harus bangun pagi untuk olahraga bersama instruktur. Hari pertama tentu sangat berat mengingat diri ini terlalu manja saat di rumah. Matahari tentu masih belum menampakkan diri, yang terlihat hanya langit gelap. Andaikan saja jam berhenti bergerak, aku yakin semua orang tidak mengira itu sudah pagi.

Gizi kami terjaga selama berada di Hotel. Makan paket complete sebanyak 3 kali sehari ditambah 2 kali coffee break. Ibu yang mengurus dapur Hotel juga sangat ramah. Beliau selalu menyediakan kami makanan yang cukup. Tidak pernah kurang, kalau lebih sudah pasti. Menu makanan yang disediakan sangat beragam, tapi terkadang kami juga bosan. Mungkin efek rindu masakan mamak di rumah ya.

5. Mahakarya

Kami semua diwajibkan membuat Rancangan Aktualisasi Kegiatan. Setiap orang diampu oleh pembimbing masing-masing. Memang sekilas seperti program penyusunan skripsi, tapi tidak sama hanya serupa. Dari serangkaian jadwal kegiatan, penyusunan RAK memang paling banyak menguras waktu dan pemikiran kami. 

Tidak jarang kami menyempatkan mengobrol satu sama lain membicarakan RAK. Bahkan terus bertanya, sudah selesai ? kepada tetangga kamar sebelah atau rekan yang memang kebetulan lewat di depan kami. Setiap malam termenung dengan RAK yang belum mengalami peningkatan progress. Belum lagi besok pagi hari harus bangun dan bernyanyi gembira menempuh jarak yang lumayan.

Menyusun Laporan Aktualisasi
Menyusun Rancangan Aktualisasi

Dalam Rancangan Aktualisasi Kegiatan kita semua merancang suatu kegiatan yang bisa diterapkan di unit kerja masing-masing. RAK peserta yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda, mengingat RAK disusun berdasarkan masalah yang muncul di unit kerja masing-masing. Walaupun mirip pasti solusi penyelesaian masalahnya berbeda.

Ada beberapa ketentuan yang harus diikuti oleh peserta. Kadang kami merasa yang kami buat salah dan ada bagian yang tidak sesuai. Tapi tenang saja, kami ini cukup solid untuk urusan menghibur satu sama lain. Kami terus memotivasi teman agar segera menyelesaikan rancangannya dan selalu optimis dengan karya yang dibuat. Dasar kami, antara membantu atau menjerumuskan.

Bagi kalian yang tertarik dengan part II, silakan share artikel ini sebanyak-banyaknya. Nanti penulis akan meluangkan waktu untuk menceritakannya kembali